Jumat, 18 Oktober 2013

Bab II
GERAK LURUS

Pengertian Gerak Lurus

Gerak lurus adalah suatu kondisi dimana suatu benda berpindah menjauhi posisi titik acuan dengan lintasan lurus. Titik acuan adalah suatu titik untuk memulai pengukuran perubahan kedudukan benda. Adapun lintasan adalah titik-titik yang dilalui oleh suatu benda ketika bergerak.
Suatu benda dikatakan bergerak terhadap benda lain jika mengalami perubahan kedudukan terhadap benda lain yang dijadikan titik acuan, sehingga benda yang diam pun sebetulnya dapat dikatakan bergerak, tergantung titik mana yang dijadikan acuan.
Besaran-besaran dalam gerak lurus
  1. Jarak dan Perpindahan
    Jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh benda tanpa memperhatikan arah, sedangkan perpindahan adalah panjang lintasan yang ditempuh benda dengan memperhatikan arahnya.
  2. Kelajuan dan Kecepatan
    Kelajuan adalah perubahan jarak terhadap posisi awalnya dalam suatu selang waktu tertentu tanpa memerhatikan arahnya, sedangkan kecepatan adalah kelajuan dengan memerhatikan arahnya.
    Secara matematis, persamaan kelajuan dapat didefinisikan sebagai berikut:
    Keterangan:
    v = kelajuan (m/s)
    s = jarak (m)
    t = selang waktu (s)

    Laju kendaraan tidaklah tetap, oleh karenanya, untuk kasus seperti ini, digunakan laju rata-rata untuk dapat mengukur kelajuannya. Kelajuan rata-rata adalah hasil bagi lintasan total yang ditempuh suatu benda dengan selang waktu total yang diperlukan untuk menempuh lintasan tersebut. Secara matematis, kelajuan rata-rata dapat dinyatakan dalam persamaan berikut.

    Keterangan:
    v = kelajuan rata-rata (m/s)
    s = lintasan yang di tempuh benda (m)
    t = selang waktu untuk menempuh lintasan (s)
Alat ukur panjang
mikrometer sekrup

Mikrometer adalah alat ukur yang dapat melihat dan mengukur benda dengan satuan ukur yang memiliki ketelitian 0.01 mm
Micrometers.jpg
Satu mikrometer adalah secara luas digunakan alat di dalam teknik mesin electro untuk mengukur ketebalan secara tepat dari blok-blok, luar dan garis tengah dari kerendahan dan batang-batang slot. Mikrometer ini banyak dipakai dalam metrology, studi dari pengukuran,
Pada bab ini akan membahas tentang : 1 Jenis 2 Membaca satu mikrometer sistem inci 3 Membaca satu mikrometer metrik 4 Membaca satu mikrometer vernier 5. Acuan
Mikrometer memiliki 3 jenis umum pengelompokan yang didasarkan pada aplikasi berikut :
Mikrometer Luar Mikrometer luar digunakan untuk ukuran memasang kawat, lapisan-lapisan, blok-blok dan batang-batang.






Mikrometer dalam Mikrometer dalam digunakan untuk mengukur garis tengah dari lubang suatu benda
 
Mikrometer kedalaman Mikrometer kedalaman digunakan untuk mengukur kerendahan dari langkah-langkah dan slot-slot.
 
Satu mikrometer ditetapkan dengan menggunakan satu mekanisme sekrup titik nada.
Satu fitur yang menarik tambahan dari mikrometer-mikrometer adalah pemasukan satu tangkai menjadi bengkok yang terisi. Secara normal, orang bisa menggunakan keuntungan mekanis sekrup untuk menekan material, memberi satu pengukuran yang tidak akurat. Dengan cara memasang satu tangkai yang roda bergigi searah keinginan pada satu tenaga putaran tertentu.

Bagian-Bagian dari Micrometer Sekrup
Secara standard bagian-bagian mikrometer sekrup terdiri dari bagian-bagian sebagai berikut
bagian-bagian mikrometer sekrup1. Poros Tetap yaitu poros di ujung yang tidak bergerak
2. Poros Geser, poros yang bisa dierakkann ke depang dan kebelakang
3. Skala utama (salam satuan mm)
4. Skala Nonius atau Skala Putar
5. Pemutar, menggerakkan poros geser
6. Pengunci
7. Rachet, sama seperti poros geser tapi lebih kecil
8. Frame berbentuk U


Fungsi dari Mikrometer Sekrup
Mikrometer berfungsi untuk mengukur panjang/ketebalan/diameter dari benda-benda yang cukup kecil seperti lempeng baja, aluminium, diameter kabel, kawat, lebar kertas, dan masih banyak lagi. Penggunaan mikrometer sekrup sangat luas, intinya adalah mengukur besaran panjang dengan lebih presisi.
Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup
Menggunakan mikrometer sekrup tidak sulit. Berikut 5 langkah menggunakan alat ukur mikrometer sekrup
  1. Pastikan pengunci dalam keadaan terbuka.
  2. Lakukan pengecekan ketika apakah poros tetap dan poros geser bertemu skala dan skala nonius utama menunjukkan angka nol.
  3. Buka rahang dengan menggerakkan pemutar ke arah kiri sampai benda dapat masuk ke dalam rahang.
  4. Letakkan benda dintara poros tetap dan poros geser lalu tutup kembali rahang hingga tepat menjepit benda.
  5. Putarlah Pengunci agar pemutar tidak bisa bergerak lagi. Dengarkan bunyi “klik” yang muncul.
Skala Mikrometer Sekrup
skala utama dan skala geser
Skala utama
skala mikrometer sekrup ini tiap satuannya sama dengan 1 mm, ditengah-tengah angka skala tersebut ada angka tengahnya.
angka skala atas
1,2,3,4, dst
angka skala bawah
0.5, 1.5, 2.5, dst
Skala Nonius/ Skala Putar
di skala putar terdapat angka 1 sampai 5 (kelipatan 5). Tiap skala ini berputar mundur 1 kali maka skala utama bertambah 0,5 mm. Sehingga 1 skala putar = 0,5/50 =0,01 mm
Cara Membaca Mikrometer Sekrup
1. Lihat pada skala utama, lihat skala yang tepat ditunjuk atau tepa di sebelah kiri skala putar. Angka tersebut dalam mm
2. Lihat angka pada skala putar yang segaris dengan garis melintang di skala utama. kalikan angka itu dengan 0,01
3. Tambahkan angka yang sobat dapat di angka satu dan angka 2.
 misal kita pakai contoh pengukuran mikrometer sebagai berikut
cara membaca mikrometer sekrup
Panjang yang terbaca dari mikrometer sekrup di atas adalah
Skala Utama   …………………..   5,5 mm
Skala Putar (26×0,01)   ……..   0,26 mm
—————————————————–  +
Panjang Benda   ………………..   5,76 mm

 Mikrometer ditemukan oleh William Gascoigne.
William Gascoigne adalah seorang penemu berkebangsaan Inggris, ia lahir pada tahun 1612, dan meninggal pada 2 Juli 1644.

 


Bab 1
BESARAN
    Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur, dihitung, memiliki nilai dan satuan. Besaran menyatakan sifat dari benda. Sifat ini dinyatakan dalam angka melalui hasil pengukuran. Oleh karena satu besaran berbeda dengan besaran lainnya, maka ditetapkan satuan untuk tiap besaran. Satuan juga menunjukkan bahwa setiap besaran diukur dengan cara berbeda.

Besaran pokok 

Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain.
Besaran pokok dalam Sistem Internasional
Nama Simbol dalam rumus Simbol dimensi Satuan SI Simbol satuan
Panjang l, x, r, dll. [L] meter m
Waktu t [T] detik (sekon) s
Massa m [M] kilogram kg
Arus listrik I, i [I] ampere A
Suhu T [θ] kelvin K
Jumlah molekul n [N] Mol mol
Intensitas cahaya Iv [J] Kandela Cd   


Besaran turunan
Besaran turunan adalah besaran yang didapat dari penggabungan besaran-besaran pokok.
Contoh besaran turunan:
Besaran Satuan Singkatan
Kecepatan meter per sekon m/s
Percepatan, percepatan gravitasi meter per sekon kuadrat m/s²
Luas meter persegi m²
Volume meter kubik m³
Gaya, berat, tegangan tali Newton (kilogram meter per sekon persegi) kg m/s²
Debit meter kubik per detik m³/s
Energi, usaha Joule J
Rapat tenaga joule per meter kubik J/m³
Tegangan permukaan, tetapan pegas Newton per meter N/m

Minggu, 04 Agustus 2013

Doa Mustajab

1) Doa musafir dengan tujuan yang baik.
2) Doa orang berpuasa sampai dia berbuka.
3) Doa orang terzalimi/teraniaya.
4) Doa orang yang sedang beribadah haji/umrah.
5) Doa seseorang kepada saudaranya yang tidak ada dihadapannya.
6) Doa orang soleh kepada orang tuanya.
7) Doa orang yang sakit.

Urgersi Doa (pentingnya doa)

Adab-adab doa :
a) Bersungguh-sungguh,mantap,yakin doa kita akan dikabulkan.
b) Faokaus dan tidak lalai pada saat berdoa.
c) Berdoa pada saat susah dan senang (berdoa pada saat apapun).
d) Tidak tergesa-gesa (memaksa).
e) Memulai berdoa dengan memuji allah seperti,istigfar,membaca asmaul husna atau salawat nabi.
f) Memilih waktu utama untuk berdoa.
   waktu utama untuk berdoa yaitu :
   - Sepertiga malam terakhir.
   - Antara adzan dan iqomah.
   - Setelah solat.
   - Pada saat ramadhan.
   - Pada saat turun hujan.
   - Selesai membaca alquran.
   - Pada saat malam lailatul qadar,
   - Pada hari araffah.
   - Pada hari jumat.
   - Pada saat sujud terakhir.
g) Mengulang-ulang doa sampaia beberapa kali.
h) Merendahkan suara.
i) menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangan.
j) Senantiasa bertobat dan menajauhi maksiat.

Kamis, 09 Mei 2013

  Kebahagiaan memang sangat diinginkan oleh semua umat manusia karena dari kebahagiaanlah akan tercipta sebuah senyuman.Namun untuk mendapatkannya diperlukan usaha yang tidak sedikit dan ketika telah mendapatkannya,kebahagiaan hanya dirasakan sebentar saja.
  Itulah hidup,hidup mengajarkan kita untuk tidak berleha-leha.karena kehidupan tidak akan berjalan jika kita hanya diam saja.
  Maka dari itu dalam kehidupan lebih banyak tantangan,masalah,dan kesusahan daripada kebahagiaan.Itu semua adalah sebuah pembelajaran untuk kita agar kita menjadi manusia yang kuat,tegar,dan teguh.
  Jadi berterimakasihlah pada tantangan,masalah,dan kesusahan.karena tanpa semua itu kita tidak akan mengenal apa itu kehidupan.
semoga bermanfaat.

Rabu, 01 Mei 2013

menyesal atau menyerah

Dalam hidup tidak ada manusia yang belum pernah berjuang,dan tidak ada pula yang tidak mempunyai impian.Tidak selamanya perjuangan yang kita lakukan selalu membuahkan hasil,dan tidak jarang banyak impian yang kita miliki tidak dapat terwujud.
  Kita pasti pernah mengalami kegagalan yang akhirnya membuat kita menyesal bahkan menyerah.
Tahukah anda ? ketika kita menyesal karena telah gagal melakukan sesuatu,kita masih bisa memperbaikinya.karena penyesalan hanya datang sesaat.kita masih bisa mendapatkan kesempatan,dan kita hanya perlu belajar dari kegagalan tersebut lalu kembali berjuang.
 Namun ketika kita menyerah tidak akan ada lagi yang dapat kita lakukan selain merenung dan merenung.kita hanya akan merasa semua perjuangan hanyalah angan-angan.impian pun musnah dan akhirnya kita menjadi pecundang karena tidak memiliki tujuan hidup.
 Semoga bermanfaat :)